Senin, 21 Desember 2015

Cara-Cara Mengolah Batu Emas Dengan Mesin Tromol/ Gelundung

Cara Mengolah Batu Emas Dengan Mesin Tomol/Glundung

Proses pengolahan batu emas dengan menggunakan mesin tromol/glundung adalah cara pengolahan yang sangat sederhana, bisa di gunakan penambang dengan mudah tidak banyak tehnik, mengolah batu emas dengan menggunakan mesin tromol/glundung mudah di lakuakan semua penambang juga bisa, tidak banyk alat yang di gunakan, hanya mesin tromol/glundung untuk mnghanycurkan batu berbahan emas dan merkuri/air raksa untuk mng
Proses pengolahan seperti ini di lakukan kepada penambang rakyat, cara pengolahan ini lebih mudah, menghanycurkan batu emas dengan cara memanfaat kan putaran yang di berikan oleh mesin glundung dan merkuri /air raksa akan mengumpulkan senyawa emas terkandung dalam batu emas tersebut,umpulkan emasnya,

1.Tumbuk batu emas sampe halus sebelom di masukan ke mesin tromol/glundung
2.Masukan batu emas yang telah di tumbuk tadi ke dalam  mesin tromol/glundung lalu masukan merkuri/air raksa dan masukan air secukupnya

3.Peroses penghanycuran dalam mesin tromol/glundung kurang lebih 3 sempe 5 jam tergantung kerasx batu emas dan biarkan batu emasnya hanycur hingga menyjadi lumpur
4.Batu emas yang sudah menyjadi limpur tadi keluarkan dri dalam mesin lalu alirkan k dalam wadah ukuran sedang
5.Untuk mengambil merkuri yang sudah menangkap senyawa emas tuangkan k wadah kecil jgn lupa pake air secukupx
6.Merkuri/air raksa yang sudah menangkap senyawa emas
7.kemudian saring cairan merkuri/air taksa tadi mengunakan kanebo, lalu tekan, cairan merkuri/air raksa akan turun, emasx akan terkumpul d saringan kanebo tadi
8.Senyawa emas yang masih bercampur merkuri/air  raksa
9.peroses terakhir adalah peroses pembakaran, untuk membemtuk emas dan warnanya menyjadi kuning
Demikian cara mengolah batu emas dangan menggunakan mesin tromol/glundung seemoga bermanfaat bagi para penambang manual atau tradisyonal, dengan mengolah menggunakan mesin tromol/glundung adalah cara mudah mengolah batu emas, alatx  ramah lingkungan, jadi tidak usah memerlukan bahan kimia yang berbahaya apa lg sampe merusak lingkungan.





Cara-Cara Membangun dan Jenis Bahan-Bahan Bangunan

 Langakah Awal Dalam Membuat Banguanan
Dalam membuat banguan, baik itu membangum Fila ,Rumah, Gedung dan bangun-yang lain, memerlukan bahan-bahan bangunan yang berkualitas baik, agar hasil bangunanx bagus, di perlukan juga tukang-tukang yang berpengalaman dalam membanagaun, biar hasil bangunanx tidak asal-asalan ,kalau mau d jual. kalau bangunannya bagus berkualitas maka harga jual jga bakalan tinggi,
Cara -Cara Membuat Banguanan yang Berkualitas

1. pertama yang harus di perhatikan dalam membangun adalah merencanakan pembangun dengan matang, dana cukup untuk seberapa besar kita mau membangun, pilih lahan/tempat yang serategis, gambar banguanan yang mau kta bangun.Kalau tencana,dana, tempat dan gambar bangunan sudah siap . langkah brikutx, cari pemborong yang terpecaya berpengalaman dalam memebangu.

2. buat lah gambat banguan yang mau kita bangun,

3. yang harus di perhatikan bahan-bahan banguanan ,pilih lah bahan bangunan yang berkualiatas/mutu yang bagus agar banguanan kita berkualitas dan tahan lama  karna klw bahan-bahan
banguananya kualitas bagus hasil banguanan pun kualitasnya akan bagus.

4. cari tukang yang berpengalan dalam membangun biar hasil bangunanya bagus tidak mengecewakan, kalau pake tukang yang kurang pengalaman dalam membangun hasilx akan jelek tidak memuaskan.
 Jenis-Jenis Bahan Bangunan

1.Pasir
2.Semen
3.Batu Bata
4.Kayu
 
5.Besi
6.Genteng

Demikianlah artikel tentang cara-cara membanguan dan jenis-jenis bahan banguan

Langkah-langkah membangun tidak mudah seperti  yang di jelaskan dalam artikel di atas  tapi setidaknya  menuntun dalam  hal membangun  

Jumat, 18 Desember 2015

Tambang Teradisyonal dan cara Pengolahanya


 Tambang Teradisyonal

 Penambang emas tradisional biasanya dalam keadaan sulit. Kenapa? Karena kekurangan ilmu perihal cara tambang emas yang efisien, aman dan menguntungkan. Mereka kerja berat dan menggalih lobang yang sangat dalam walaupun hasilnya sering tidak memuaskan dan belum tentu cukup untuk makanan saja. Mereka jarang bisa reinvestasi sebagian dari penghasilan mereka untuk membeli alat tambang yang lebih efisien dan menguntungkan seperti karpet emas yg bagus, mesin penangkapan emas efisien atau alat pendeteksi emas yang cocok untuk konteks di Indonesia. Selain itu banyak penambang emas tidak punya ilmu perihal indikator-indikator deposit emas dan ciri khas lokasi tambang yang bagus. Ilmu itu adalah aspek yang paling penting. Indikasi dan ciri khas keberadaan emas harus dipelajari dan diajarkan oleh institusi dan asosiani pertambangan rakyat. Tidak perlu terlalu banyak teori. Ilmu yang praktis saja sudah ada manfaat untuk para penambang.



 Cara Mengolah Dengan Mengunakan ALat Teradisyonal


  1. Batu diambil dari lubang yang sudah digali di bagian kaki gunung, lubang ada yang arahnya mendatar, ada yang menyumur (seperti sumur timba). Menggali batu emas adalah mengikuti arah adanya batu urat emas tersebut.
  2. Batu diangkut ke gubuk tempat produksi lalu ditumbuk menggunakan alas tanah yang dilingkari dengan ban karet dibuat seperti gelang. Batu ditumbuk sampai halus (tidak halus betul)
  3. Tumbukkan batu di masukkan kedalam gelundung melalui pintu (lubang) gelundung sebanyak 2 sampai 4 ember kecil. Diberi air secukupnya (kurang lebih ¾ isi gelundung) dan diberi mercuri/kuik seberat kurang lebih 2 ons. Kemudian baja/ besi pelor dimasukan sebanyak 3 atau 4 potong. Lalu ditutup rapat.
  4. Gelundung diputar di tempatnya dengan menggunakan kincir air. Air ini berasal dari sungai dangkal di tempat itu sendiri. Karena memang kegiatan produksi dilakukan di pinggir-pinggir sungai jernih yang ada di atas gunung.
  5. Tunggu samapai 4 atau 5 jam gelundung berputar di porosnya sampai tidak terdengar lagi suara bising batu-batu yang digilas pelor.
  6. Hentikan putaran kincir, lalu buka lubang gelundung. Lubang gelundung dimiringkan untuk mengeluarkan batu yang sudah menjadi air bercampur kuik ditadahi dengan kain penyaring.
  7. Kain penyaring yang hanya berisi kuik dipulir lalu diperas sekuat mungkin untuk mengeluarkan kuiknya. Setelah selesai peras, buka kain penyaring, maka yang tinggal adalah reduksinya berupa emas. Emas hasil perasan ini berwarna putih persis seperti timah, berbentuk bagai kanji yang dilunakkan.
  8. Simpan untuk dijual, begitu seterusnya siang dan malam tak henti-hentinya tanpa mengenal istirahat sedikit pun.



Nah itulah beberapa cara  untuk mendapatkan material olahan dan masih banyak cara mudah lainya untuk mendapatkan material olahan yang berlaku di tambang emas, dan selebihnya tinggal tergantung dari insting dan kejelian serta cara hebat anda dalam menggunakan setiap peluang yang ada di tambang emas..

Dan kini..  cara hebat anda dalam mendapatkan stok material olahan di tambang emas akan di gabung dengan satu sistim pengolahan yang simpel dan mudah namun memiliki kecepatan yang luar biasa di mana dengan metode inilah para penambang emas belanda telah meraup berton2 emas di negara kita kala itu..   dan anda akan membuktikan bahwa kecepatan yang luar biasa dari metode sederhana ini dalam meraup rupiah di tambang emas tak akan tertandingi oleh metode atau sistim canggih apapun yang ada di tambang emas rakyat saat ini.. 

Kamis, 17 Desember 2015

Jenis Batuan Yang Mengandung Logam



Batuan Yang Mengandung Logam
 Tembaga
  Perak
  Emas


Batuan dan mineral merupakan sumber daya alam yang banyak dibutuhkan dan digunakan untuk kehidupan manusia, dan bahan dasar industri. Batuan terbentuk dari kumpulan magma yang membeku di permukaan bumi dan berakhir menjadi berbagai jenis batuan. Sedangkan mineral terbentuk secara anorganik, mempunyai komposisi kimia pada batas-batas tertentu dan memiliki atom-atom yang tersusun secara teratur, mineral merupakan komponen batuan yang membentuk lapisan kerak bumi. Bahan tambang di Indonesia terdapat di darat dan di laut. Bahan tambang jika diolah memerlukan modal yang banyak, tenaga ahli dan teknologi yang tinggi. Sedangkan untuk memperolehnya, dapat juga dilakukan secara tradisional seperti mendulang emas dan lain-lain.



Contoh Batuan Tembaga


 Tembaga merupakan sebuah unsur senyawa kimia dengan simbol Cu dan nomor atom 29. Sama seperti dengan Jenis batuan emas atau Batuan perak, logam tembaga banyak terdapat di alam. Logam tembaga memiliki warna kemerahan dan kuning kemerahan ( orange ). Di alam, tembaga terdapat dalam bentuk bebas maupun dalam bentuk senyawa-senyawa, dan terdapat dalam bentuk biji tembaga. Tembaga asli atau biji tembaga ditemukan di banyak lokasi sebagai mineral utama dalam lava basaltik dan juga sebagai reduksi dari senyawa tembaga, seperti sulfida, arsenides, klorida, dan karbonat. Tembaga (Cu) mempunyai sistim kristal kubik, secara fisik berwarna kuning kemerahan dan apabila dilihat dengan menggunakan mikroskop bijih akan tampak berwarna pink kecoklatan sampai keabuan.

Contoh Batuan Mengandung Perak
 

            
Perak termasuk logam mulia karena tidak mengalami proses korosif, namun perak bisa mengalami proses oksidasi. Proses oksidasi pada perak mengakibatkan lapisan kehitaman dan timbulnya karat pada logam tersebut. Perak merupakan logam mulia yang ke dua setelah emas dari segi nilai ekonomis, meskipun nilainya agak jauh dari harga logam emas, namun dari segi nilai ekonomi logam perak sangat menjanjikan.

Logam perak dengan warna keputihan ini juga banyak digunakan sebagai bahan perhiasan, atau campuran untuk pembuatan perhiasan emas. Perak murni memiliki konduktivitas termal atau panas dan listrik yang sangat tinggi di antara semua logam, dan memiliki resistansi kontak yang sangat kecil. Manfaat yang dihasilkan dari logam perak selain untuk perhiasan, juga digunakan untuk perabotan. Perak juga merupakan elemen penting dari senyawa untuk fotografi, atau digunakan sebagai pengganti gigi buatan, dan  perak juga banyak digunakan sebagai campuran dari bahan elektronik
Emas pada umumnya terdapat pada suatu zona hidrotermal dimana pada umunya zona hidrotermal merupakan daerah vulkanis. Genesis emas sendiri dikatakan bahwa emas berasal dari suatu reservoar yaitu intibumi dimana kemudian air magmatik yang mengandung ion sulfida, ion klorida, dan ion tio kompleks mengangkut logam emas ke permukaan bumi. Arah aliran dari larutan kimia yang mengandung emas ini pada umumnya seara dengan saluran magma pada gunungapi membentuk urat-urat (vein) emas. Saat larutan emas terendapkan pada saluran magma yang telah membeku proses hidrotermal yang merupakan kegiatan pos vulkanis terjadi dari kontak air meteorik dengan batuan yang panas atau gerakan air magmatik ke atas dimana keduanya membawa dan melarutkan ion sulfida-klorida-tio kompleks yang menyebabkan emas semakin terendapkan di permukaan bumi.

Contoh Baru Bahan Emas

Berdasarkan penjelasan tersebut maka analisis keterdapatan emas dapat dilacak dari adanya jejak proses sirkulasi hidrotermal atau umum disebut epitermal dalam dunia tambang di suatu area, Pyrite (Fe2S) yang disebut Fool Gold juga sering dijumpai bersama dengan emas. Kandungan emas sebagai inklusi juga kadang dapat ditemui dalam perak dan batuan yang mengandung tembaga.

Endapan emas juga dapat terbentuk melalui proses pelapukan batuan beku dan urat emas yang dapat mengikis dan memindahkan mineral emas dimana mineral emas akan tersedimentasi dalam material yang berbutir sangat halus yaitu material lempung.

Jika tidak terjadi intrusi, mineral emas bisa saja ada pada batugamping yaitu mineral emas dari hasil pelapukan batuan beku yang mengalami proses hidrotermal di tempat yang jauh, namun kemunginannya sangat kecil sekali terdapat kandungan emas yang besar dan menguntungkan secara ekonomis dalam batugamping karena sifat batugamping yang sangat porus sehingga mineral emas tidak mungkin tersedimentasi dalam batugamping.

Kesimpulan

Kesimpulan Berdasarkan pembahasan di atas kami dapat menarik kesimpulan bahwa di bumi yang kita tempati terdapat berbagai macam sumber daya geologi yaitu terdiri atas batuan, mineral dan bahan tambang. Dimana terbentuk secara alamiah dengan berbagai bentuk tekstur, warna, jenis, sifat-sifat, komposisi dan sebagainya. Secara umum batuan mempunyai tiga tipe yakni : Batuan Beku, Batuan Sedimen dan Batuan Metamorf. Sedangkan mineral merupakan padat dgn struktur homogen mempunyai kompisisi kimia tertentu, dibentuk oleh proses alam yg anorganik. Mineral juga memiliki berbagai macam jenis dan terbentuk secara alamiah. Kemudian, segala sesuatu yang berada didalam bumi bias dikatakan sebagai bahan galian atau bahan tambang yang mempunyai bermacam-macam nama sebagaimana yang diuraikan didalam pemabahasan. Dari semua sumber daya tersebut mempunyai peranan yang sangat penting dan memiliki manfaat bagi kehidupan manusia.